“MY LOVE JUST FOR YOU”
Main cast : Park Ji Ra *Me*, Jo Youngmin
Other cast : Jung
Rae Sang *My Friend*, Jo Kwangmin
Genre : Romance, Friendship, Family
Length : 1 of (?)
JI RA POV_
Aku terbangun dari tidur ku. Sesekali aku
menguap, dan aku melirik jam dinding berwarna biru ku. “OMOOO!!!! Sudah jam 7
!! MATI AKU !!! pasti Kim Seongsaenim
marah-marah lagi !!!” ujar ku yang langsung ngacir ke kamar mandi. Setelah
selesai mandi, aku mengacak-acak lemari ku, berharap ada baju sekolah ku di
lemari. “Ah, ini dia..” seru ku ketika menemukan baju seragam berwarna putih
polos, di bagian kantong nya, terdapat logo sekolah ku “Modern High School”.
Aku langsung memakai baju dan memasang dasi yang berbentuk “X” itu dan memakai
rok berwarna biru tua kotak-kotak. Aku mencoba membuka isi tas ku. “sudah
lengkap...” ujar ku. Aku pun mulai menyisir rambut panjang dan agak kecoklatan
ku. Setelah semua selesai, aku pun segera berlari keluar rumah. Aku mencoba
meng STOP kendaraan yang lewat. Tapi, hasil nya nihil semua kendaraan tidak mau
berhenti. “Hufftt...” desah ku pelan. Lalu, tiba-tiba ada mobil mewah berwarna
hitam lewat di depan ku. Tiba-tiba saja mobil itu menginjak kubangan yang
terdapat di jalan itu dan mengenai seragam ku. “Heyy ! PABBO !!!! BERHENTIKAN MOBIL
MU !!! PABBO !!!!” teriak ku sambil mengejar mobil itu. Tiba-tiba mobil itu
langsung berhenti dan berbelok kea rah ku.
DEG
“Mati aku sekarang..” kataku
pada diri-sendiri. Aku pun pura-pura tidak tahu. “Waeyo ???” Tanya Namja
yang ada di dalam mobil itu. “K-Kau siapa ya ???” Tanya
ku pura-pura tidak tau, padahal aku tau siapa namja itu. “Oh, kau tidak mau
tumpangan ? Oke, Annyeong...” kata nya dan hendak menjalan kan mobil nya. “Heyy, T-tunggu, aku kenal
kau, K-kau Jo
Youngmin kan..?” kataku gelagapan. “Masuk lah..” kata
nya singkat. Aku pun masuk ke mobil nya. “Hey, siapa suruh kau duduk di
belakang ? Kau duduk di samping ku !” kata nya seenak nya. ‘huhh.. kalau bukan
karena tidak ada tumpangan, aku tidak mungkin menuruti omongan mu’ batin ku
sambil berjalan kea rah samping tempat duduknya. Ia pun langsung menyetir mobil
nya. Namja yang bernama Jo
Youngmin, panggil saja Youngmin.
Dia adalah namja yang sok cool, sok kaya, sok berkuasa, sombong, dan seenak
nya. Huh, sungguh miris nasib ku sekarang. Aku hanya bisa pasrah...
Aku dan Youngmin hanya
berdiam. Aku yang masih kesal dengan nya enggan bicara pada nya. Dan dia kelihatan nya pendiam dan dingin. Setelah
beberapa menit, kami sampai di sekolah. Aku langsung keluar dari mobil nya.
Orang di sekeliling sedang berbisik dan memandangku dengan jengkel. ‘ada apa ya
?’ batin ku. Lalu aku melirik namja tinggi di samping ku, Jo Youngmin.
Dia kelihatan santai saja. Lalu ada seorang namja yang mirip dengan nya
menghampiri Youngmin. Dia seperti berbisik tapi berbicara. Mungkin supaya aku
tidak mendengar. Youngmin hanya mendengus kesal. Aku semakin bingung. Youngmin
dan saudara kembarnya, Jo
Kwangmin berjalan meninggalkan ku
sendiri. Aku pun berjalan menuju kelas. Tiba-tiba ada yang memanggil ku. “Ji
Ra, Tunggu !” aku kenal suara itu. Itu pasti sahabatku, Rae
Sang. “Aiishh.. Park Ji Ra, aku mencari mu kemana-mana.” Kata nya yang sudah
terengah-engah. Aku hanya mendengus. “Kau kenapa ? Kok terlambat lagi ?” Tanya nya sambil berjalan di sebelah ku. “Biasa...”
kata ku singkat. Dia hanya mengangguk. “Eh, kok kau bisa satu mobil dengan
namja ter-tampan, ter-keren, ter-kaya di sini sih ?” Tanya
nya yang membuat ku makin jengkel karena banyak yang memuji ke sombongan nya
itu. “Dan ter-sombong..” ucap ku
malas. “Hey, dia itu tidak sombong kali.. dia itu Cuma pendiam” kata Rae Sang
membela Youngmin. “lalu, kenapa kau bisa bersama dia ?” sambung nya. Aku pun
menceritakan apa yang terjadi tadi pagi. “OMO ?!?!?!?!?! dia yang mengajak mu
naik ke mobil nya..??!!!!!” Tanya
Rae Sang
kaget. “Ehhmm...” kata ku malas. “Kau beruntung sekali,” kata nya dengan mata
yang berbinar-binar. “Heuhh ?? Mwo ?? Beruntung ??? Ini hari tersial dalam
hidup ku. Satu mobil dengan orang yang sombong !!!” kata ku kesal. “Huhh, kalau
aku jadi kau, aku pasti mengganggap ini hari baikk bahkan sangat baik bagi ku..”
dia mulai berceloteh. Aku tidak membalas lagi celotehan nya. “Kajja kita ke
kelas..” ajak ku. “Kajja...” jawab nya. Kami pun ke kelas bersama-sama. Setelah
sampai di kelas kami ber gossip ria. Rae Sang
yang sangat antusias jika kami sedang bergosip. “Sudah ah, aku malas bergosip
lama-lama..” ucap ku dengan nada bosan. “Huhh, JEBALLL teruskan cerita nya !!!”
ucap Rae Sang memohon. “Hmm... Ne, tapi dengarkan
baik-baik, karena tidak ada siaran ulang..” ucap ku kesal. “Ne.....” ucap nya
senang. Aku pun bergosip tentang artis-artis yang sedang naik daun dan tampan.
Memang sih kelihatan nya biasa saja, tapi tidak bagi Rae Sang.
Lama aku
bercerita, laluu.. “Hey, lihat itu JO
TWINS !!!!” teriak Rae
Sang sambil memutar kan kepala ku menghadap
ke belakang. “Huhh, mereka TAMPAN dan CUTE !!!!” sambung nya heboh. Aku hanya
mendengus kesal dan menepis tangan nya dari kepala ku. “Sudahlah, orang sombong
seperti mereka ber dua itu tidak penting..” ujar ku bosan. “Tapi menurut ku itu
mereka PRINCE...” ujar Rae
Sang terkagum-kagum. “Dasar....”
ucap ku singkat. Lalu aku berjalan kearah kantin, tiba-tibaa...
BRUKK ...
Aku menabrak seseorang.
“Aww..” ringisku. “Mianhae, Jeongmal
Mianhae..” ucap ku sambil
berkali-kali membungkukan badan. Lalu aku dongakan kepala ku untuk melihat
siapa yang ku tabrak. Setelah ku liat.... JO YOUNGMIN
???????????????? OMOO !!!??? ‘kenapa aku minta maaf dengannya.. PABBO !’ batin
ku. Aku membeku di tempat. Dia tak menghiraukan ku dan terus berjalan.
Tiba-tiba ada yang menepuk bahu ku. “Ji Ra,” kata suara itu. Aku pun berbalik
badan dan menemukan Rae
Sang yang sedang nyengir di
hadapan ku. Jangan-jangan dia melihat aku membungkukan badan di hadapan
Youngmin. Omo ! rusak reputasi ku yang sangat sangat membenci Youngmin. “W-Waeyo
???” Tanya ku gagap. “Anii, Kajja ke
kantin..” ucap nya. ‘Huh, untung saja..’ batin ku lega. Aku langsung mengangguk
dan berjalan ke kantin.
JI RA POV –END-
NORMAL POV_
Ji Ra dan Rae Sang
berjalan ke kantin. Mereka seperti nya ingin bolos, karena sekarang pelajaran Kim Seongsaenim.
“Huh... Sekarang pelajaran yang paling aku benci !!! MATEMATIKA !!!” ucap Rae Sang
kesal. “Ne, Nado...” jawab Ji Ra singkat. “Oh iya, kau ingin memesan apa ?” Tanya Rae
Sang yang sedang membaca menu yang
terdapat di meja kantin. “Aku ingin makan Kibab dan minum nya Jus Strawberry
saja..” jawab Ji
Ra. “Oh, kau belum
sarapan ?” Tanya
Rae Sang
lagi. “Belum, ya karena terlambat itu. Dan
karena Serigala
Gila itu..” dengus Ji Ra kesal.
“Mwo ? Nuguya serigala gila ?” Tanya
Rae Sang
heran. “Youngmin...” jawab Ji Ra singkat. Rae Sang
pun tertawa terbahak-bahak. “Waeyo ???” Ji Ra makin kesal. “Kenapa nama ejekan
nya Serigala
Gila ??” Tanya Rae
Sang di sela tawa nya. “Lihat saja
dagu nya, seperti dagu serigala...” jawab Ji Ra sambil melipat tangan nya di
depan dada. “Bwahahahaha...” tawa Rae Sang
menjadi-jadi. Ji Ra yang kesal pun mengambil tahu #EmangDiKoreaAdaTahu --__--#
dan langsung menyumpal mulut Rae
Sang. “Ummpphhh...” teriak Rae Sang
dan segera melepas tahu itu dari mulut nya. “Kenapa menyumpal ku dengan tahu
??” ucap Rae
Sang dan langsung mengembungkan
pipi nya. “Habisnya kau mentertawakan ku sih..” ucap Ji Ra sambil menaruh
tangan nya di atas meja kantin. “Mianhae deh..” ucap Rae Sang
sambil nyengir. “Gwechana, tapi mohon, satu hari saja jangan sebut lagi nama
“YOUNGMIN” di depan muka ku lagi. Aku bosan setiap hari kita berbicara, pasti
topic nya selalu Serigala
Gila itu..” kata Ji Ra memutar
bola mata nya. “Ne, arraeso..” kata Rae Sang.
“Oh ya, kau jadi menginap di rumah ku ???” Tanya Ji Ra yang sedang menyantap Kibab nya. “Ne,
jadi lah..” kata Rae
Sang sambil mengangkat jempol nya.
“Oh ne, kita akan berpesta ria di rumahku, karena Ayah dan Ibu ku sedang ada
proyek di Indonesia..”
ucap Ji Ra senang. “Ne, kajja !” Rae Sang
tak kalah semangat.
Setelah pulang sekolah, Ji Ra
dan Rae Sang pulang ke rumah. Mereka berencana
untuk menginap di rumah Ji
Ra. “Apakah kau
yakin malam ini kita akan begadang ?” Tanya Rae
Sang gelisah. Ji Ra dan Rae Sang
memang sudah berencana untuk begadang. Ji Ra hanya tersenyum evil, lalu
menjawab. “Tentu saja...”. “Apakah kau tidak takut ? nanti ada yang datang....
Hwaa !!! Aku tidak mau membayangkan..” kata Rae Sang
sambil menutup wajah nya dengan kedua tangan nya. “Kau kira rumah ku ada setan
nya, huhh ?” Tanya
Ji Ra
kesal. “B-Bukan begitu, Ji Ra..” jawab Rae Sang.
“Huh, yasudah, keputusan ku sudah bulat, hari ini kita begadang..” kata Ji Ra
penuh antusias. Rae
Sang menelan ludah nya keras
karena saking gelisah nya. Mereka pun berjalan menuju rumah Ji Ra.
Malam hari ..
“Ji Ra, aku takut !!!!” kata Rae Sang
sambil memeluk erat selimut nya. “Sudahlah, pasti takkan terjadi apa-apa.
Hilangkan pikiran negative mu tentang horror-horror yang tidak penting itu..”
ucap Ji Ra sambil berdiri ingin ke dapur. “K-Kau mau kemana ? Aku ikutt !!!”
kata Rae Sang dan segera berdiri. Ia masih memegang
bantal nya. Ji Ra tidak menoleh dan langsung bergegas ke dapur, disusul oleh Rae Sang.
“Kau membuat apa, Ji Ra ?” Tanya
Rae Sang
penasaran. “Teh hangat.” Jawab nya singkat. Rae Sang
lalu mengangguk.
BUKK...
“HWAAAA !!!! JI RA !!! ITU SUARA
APA ????” Teriak Rae Sang dan langsung berlari panik. “seperti nya, itu suara
dari halaman belakang. Itu suara seperti orang terjatuh dari pohon,” selidik Ji Ra.
“Kajja, kita dekati,” sambung nya. Rae Sang
mengangguk kaku. Ji Ra segera berjalan seperti mengendap-endap dan di belakang
nya Rae Sang sedang bersembunyi di punggung Ji Ra. Di
perjalanan (?) mengendap-endap nya, Ji Ra menemukan payung yang tergeletak di
atas sofa. Ji Ra segera mengambil payung itu, ‘siapa tau berguna..’ batin nya.
Ji Ra perhalan-lahan mendekati pintu masuk halaman belakang dan Rae Sang
bersembunyi di belakang nya. Setelah sampai di depan pintu, Ji Ra menarik napas
sejenak. Dan membuka pintu secara
perlahan. Bulu kuduk Rae
Sang mulai berdiri. Setelah pintu
di buka Ji Ra dan Rae
Sang segera menuju halaman
belakang. Dan nampak 2 orang namja
nampak di bawah pohon. “Hey, kalian siapa ????” Tanya Ji Ra sambil siap-siap memukul 2 namja itu
dengan payung yang ia bawa. “T-Tunggu, noona... K-Kami tidak bermaksud
untuk....” ucapan namja 1 nya lagi itu terpotong karena Rae Sang
sudah berteriak.
“HWAAAAAAAAAAAAAA.....”
teriak Rae Sang membuat semua yang ada di sana menutup telinga nya.
“Rae Sang, jangan berteriak, nanti orang-orang
akan terbangun..” ucap Ji Ra berbisik. “T-Tapi aku takut. Ji Ra, cepat tanyakan
siapa mereka !!” kata Rae Sang membalas bisikan Ji Ra.
“Kalian siapa ?? katakan nama kalian !!” kata Ji Ra kembali menatap ke 2 namja
itu. “K-Kami.....”
TBC .. xD akhir nya selesai
juga part 1 nya ? adakah yang menunggu part 2 nya ? #Ngarep. Yang penting RCL
yah ! gomawo^^ ...